Sunday, 22 July 2018
PENGUMUMAN TERBARU
kaboki

kaboki

Petani di OKI kembali mendapat bantuan dari pusat. Setelah sebelummya pihak Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura OKI melaporkan kondisi pertaniannya di kawasan lebak yang belum tanam. Sabtu (8/7) tim dari Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultira Sumsel serta
 
Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura OKI meninjau lahan lebak aub optimal Bumi Bende Seguguk.
 
Dirjen PSP Ir Pending Dadih Permana M.Ec.Dev mengungkapkan bahwa OKI memiliki lahan lebak, pasang surut dan tadah hujan yang sangat potensial. Namu memang saat ink masih ada lahan yang sub optimal atau hanya sekali tanam bahkan belum ditanami. Apalagi melihat kondisi saat ini hingga Juli percepatan penanaman masih lambat. “Biasanya bulan Mei sudah tanam. Namun hingga saat ini masih lambat,” ungkapnya usai melihat lahan lebak sawah di Kecamatan Kayuagung, SP Padang dan Jejawi.
 
Untuk itu, pertanian di OKI akan dibantu pembuatan cluster. Dimana lahan pertaniannya akan dibuat folder, kanal dan tata kelola air secara modern. Sehingga yangvm biasanya satu kali tanam (ip100) menjadi 3 kali tanam (ip300). “Bisa dua kali tanam padi dan satu kali palawija,” bebernya.
 
 
Untuk aksi akan dilakukan secepat mungkin. Saat ini im sedang melakukan pemataan wilayah. Selanjutnya bila telah selesai maka tim akan turun ke lapangan membuay cluster tersebut.
 
Selain itu, pihaknya juga akan menambahkan 4 pintu ait lagi di kawasan tanjung serang yang akan diusulkan melalui dana DAK. Hal ini setelah tim melihat kondisi pertanian di Desa Tanjung Serang, Kayagung. “Sawah yang ditanami juga harus diawasi. Bila terkena hama segera diatasi,” ungkapnya saat meninjau lahan pertanian di Tanjung Serang yang beberapa titik terkena hama wereng. “Kalau tidak cepat diatasi bisa menyebar hamanya,” ungkapnya lagi dihadapan para petani.
 
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ir H Ivan Tria MM mengungkapka  bahwa untuk di Sumsel ada 300 ribu ha lahan lebak dan 200 ribu ha lahan pasang surut yang belum optimal. “Untuk itu upayanya membuat vluster yang dilakukan Dirjen PSP Kementrian Pertanian RI sangat membantu,” ucapnya.
 
Bupati OKI H Iskandar SE menyambut baik kepada tim dari Dirjen PSP Kementrian Pertanian. Menurutnya cukup banyak lahan pertanian yang potensial di OKI namun masih sub optimal. “Untuk itu OKI siap menerima bantuan dan akan membantu serta mendukung program pemerintah pusat,” ujarnya.
 
Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura OKI, Syarifuddin SP menambahkan untuk pembuatan cluster diantaranya di kawasan Lebak Desa Bubusan Kecamatan Jejawi. Sementara lokasi lainnya masih dilakukan pemetaan. Dirinya mengungkapkan bahwa di beberapa lokasi masih banyak yang belum bisa tanam lantaran debit air maaib tinggi. Selain pembuatan cluster dan memperbanyak pintu air, diharapka  juga diturunkannya tanggul di empat titik sungai. “Hal ini agar saat sungai ogan surut, lahan pertanian masyarakat juga ikut surut sehingga bisa tanam. Kalau selama ini walau sungai surut namun air masih tinggi di lahan pertanian,” ujarnya yang akan berupaya meminta bantuan dari Kementrian PU dalam waktu dekat ini.
 
Empat titik tersebut diantarnya di Sungai Randu perbatasan OKUT dan OKI. Lalu Sungai Tanjung Lubuk,  Sungai Segonang Sukaraja, serta Sungai Muara Baru.
 
Sementara itu menurut Salah Satu petani setempat Antoni, pihaknya mengapresiasi langkah pemkab OKI dan kementrian pertanian yang serius mencari jalan keluar terhadap masalah yang dihadapi oleh petani sawah lebak.” semoga ini menjadi solusi,karena Selama ini selalu kelebihan air saat musim tanam dan sawah kekeringan saat kemarau,sehingga petani tidak bisa Tanam,” ujarnya.
 
 
Petani berharap dengan adanya kunjungan Dirjen SPS kementan ini merupakan langkah maju untuk pertanian sawah lebak. “Dengan adanya pintu air,  kita harapkan masyarakat kedepan bisa tanam serentak tanpa ada kendala lagi, “ungkapnya.
 
Dandim 0402 OKI-OI Letkol Inf Seprianizar melalui Danramil Kayuagung Kapten RM Hatta menegaskan siap membantu petani di sawah. Pihaknya melalui Bhabinsa akan membantu petani. Ditambah adantnya Brigade Pertanian TNI.”Kita terjun bersama di lapangan, membantu dan mengawal pertanian di OKI,” tegasnya.
Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE bakal menerimah penghargaan tertinggi bidang keluarga berencana (KB), dari BKKBN RI yang bakal diserahkan pada hari keluarga nasional
 
(Harganas) di Provinsi Lampung pada tanggal 14 Juli 2017 mendatang.
 
Piagam penghargaan Mandala Karya Kencana (MKK) tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat atas program KB emas yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk
 
berKB.
 
Kepala BKKBN Kabupaten OKI, Alhady Nasir ketika dikonfirmasi, Jum’at (7/7/2017) mengatakan penghargaan kepada Bupati OKI, H Iskandar SE tersebut merupakan penghargaan tertinggi dari
 
pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI kepada sosok yang dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap program kependudukan, keluarga
 
berencana dan pembangunan keluarga,” katanya.
 
Lebih lanjut dikatakannya, program KB emas Kabupaten OKI akan membangun generasi yang berkualitas. Adapun strategi yang telah dilakukan yakni dengan safari KB keliling di seluruh daerah
 
Perairan dan terpencil, pelayanan KB keliling di daerah lebak atau rawa- rawa.
 
Kemudian, mendistribusikan alat kontrasepsi ke puskesmas dan bidan desa serta sarana keshatan lainya terutama daerah terpencil, pembentukan dan Pembinaan pusat informasi konseling- remaja (PIK-R/M) jalur sekolah ataupun lainya, pembentukan dan pembinaan BKB, BKR, BKL dan UPPKS disetiap desa.
 
“Hal tersebut bertujuan menurunkan angka laju pertumbuhan penduduk (LPP) di Kabupaten OKI, meningkatkan akses pelayanan KB bagi masyarakat miskin terutama di daerah terpencil dan perairan,
 
meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat progrm BKKBN dan resiko pernikahan usia dini, membangun keluarga dengan membentuk dan membina BKB, BKR dan UPPKS secara
 
berkesinambungan,” jelasnya.

Ada yang menarik pada kegiatan wisuda ribuan santri TK/TPA BKPMRI se Kabupaten OKI di GOR Biduk Kajang Kayuagung, Kamis, (6/7) kemaren. Flora (12) tahun salah satu santri asal Desa Sungai Lumpur Kecamatan Cengal Kabupaten OKI berhasil mengumrohkan orang tuanya.

Flora yang sehari-harinya bersekolah di SMPN 8 Desa Sungai Lumpur ini berhasil menyebutkan Surat dan Ayat yang dibacakan Bupati OKI, H. Iskandar, SE saat menyampaikan sambutan pada acara tersebut.

Saat menyampaikan sambutan,  Iskandar membacakan Surat Ali Imron ayat 190-192. Dipenghujung sambutannya Iskandar lalu meminta para santri untuk Menyebutkan Ayat Suci Al Qur’an yang dia kutip tersebut.

Dari kerumunan ribuan santri Flora memberanikan diri berdiri dan naik ke atas panggung. Bupati Iskandar lalu menanyakan lagi ayat tersebut dan meminta Flora mengulangi bacaannya. Dengan fasih Flora mampu menyebutkan ayat tetsebut  bahkan melafadzkannya dengan baik.

Bupati OKI, H. Iskandar tampak kagum dengan kemampuan anak perempuan ini. Iskandar lalu menanyakan asal, orang tua dan pekerjaan orang tua Flora.

“Bapak saya nelayan di Sungai Lumpur, Ibu sudah tidak ada lagi, saya sekarang sudah SMP” jawab Flora. H. Iskandar tampak terenyuh mendengar jawaban polos santri ini.

“Sampaikan salam untuk Bapak ya nak, sampaikan Pak Bupati mau umrohkan Bapak ke tanah suci” sambil menepuk bahu Flora.

Sambil terisak Flora menyalami H. Iskandar dan turun dari panggung sambil disambut teman-temannya.

Detemui usai acara Flora mengatakan kemampuannya menjawab pertanyaan bupati karena sudah belajar mengaji di masjid dan sering menonton acara hafidz Qur’an di Televisi.

“Sudah bisa ngaji dan sering nonton acara hafidz qur’an” ujarnya. Iskandar menyampaikan bahwa anak yang soleh akan mampu menjadi penolong orang tua.

“Anak-anak adalah harta yang berharga apa lagi anak soleh dan soleha merupakan penolong kita orang tua di dunia dan akherat” ungkap Iskandar.

Untuk itu,  menurut Iskandar Mendidik anak dengan Al qur’an sejak dini sangat penting. H. Iskandar, juga sudahmencanangkan Program Bebas Buta Aksara Al-qur’an bagi pelajar di Kabupaten OKI. Program ini sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pendidikan Baca Tulis Al-qur’an (BTQ).

Perda ini sudah diberlakukan untuk anak-anak yang akan masuk sekolah, baik itu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Sebagai Muslim (semestinya) Al qur’an menjadi pegangan hidup kita. Untuk itu saya berpesan kepada anak-anak untuk terus menggali ilmu khususnya ilmu agama sebagai bekal di hari tua,” ungkap Iskandar.

Mengawali hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE langsung memantau layanan publik di sejumlah dinas, Pria yang akrab di sapa warganya dengan

“Pak SE” ini mendatangi RSUD Kayuagung dan Dinas Catatan Sipil Senin (3/7).

Sekitar pukul 07.30 WIB. Iskandar memimpin langsung apel Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab OKI di lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI . Usai memimpin apel

Iskandar langsung melakukan peninjauan pelayanan kesehatan di RSUD Kayuagung.

 

Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) menjadi tujuan utama orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini. Iskandar tampak menyapa masyarakat yang sedang berobat serta mengecek kehadiran

petugas UGD. Di ruangan ini Iskandar sempat kesal karena petugas yang berjaga tidak disiplin; tidak mengenakan pakaian dinas.

“Di front office harus standar. Orang ke sini kan mau berobat jadi layani mereka dengan baik” tegas Iskandar.

Iskandar lalu masuk ke ruang UGD disana dia menemukan dokter jaga dan beberapa perawat yang sedang melakukan tindakan pertama kepada pasien. “berapa orang masuk pagi ini” Tanya Iskandar.

“Ada sepuluh orang pak. Lengkap ” jawab seorang perawat jaga.

 

Usai memantau UGD Iskandar lalu menyusuri koridor rumah sakit menuju ruang rawat jalan. Disana tampak banyak pasien dan keluarga penghantar yang lalu lalang.

“Ini bagaimana prosedurnya? Harusnya dipisahkan antara yang menghantar dengan yang sakit, kan kasiang kalau harus beramai-ramai seperti ini” pinta Iskandar kepada pihak manajemen RSUD.

Iskandar meminta meminta manajemen RSUD Kayuagung untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien.

“Sejauh ini sudah cukup baik, namun butuh peningkatan layanan kepada masyarakat” pungkasnya.

Usai melakukan sidak di RSUD Kayuagung Iskandar melanjutkan sidak di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Iskandar pun memantau pelayanan kependudukan di kantor ini.

Kepada Kadisdukcapil, Cholid Hamdan, Iskandar juga meminta untuk meningkatkan pelayanan. “ruang pelayanannya masih ramai, kiranya dipisahkan antara ruang pembuatan KTP, KK, akte serta

administrasi kependudukan  lainnya. Jangan sampai menumpuk” Ungkap Iskandar.

Iskandar berharap, dengan adanya sidak ini dapat membuat para ASN semakin disiplin dan kembali memulai aktivitas pelayanan publik seperti biasa usai cuti bersama.​

Mengawali hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE langsung memantau layanan publik di sejumlah dinas, Pria yang akrab di sapa warganya dengan

“Pak SE” ini mendatangi RSUD Kayuagung dan Dinas Catatan Sipil Senin (3/7).

Sekitar pukul 07.30 WIB. Iskandar memimpin langsung apel Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab OKI di lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI . Usai memimpin apel

Iskandar langsung melakukan peninjauan pelayanan kesehatan di RSUD Kayuagung.

 

Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) menjadi tujuan utama orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini. Iskandar tampak menyapa masyarakat yang sedang berobat serta mengecek kehadiran

petugas UGD. Di ruangan ini Iskandar sempat kesal karena petugas yang berjaga tidak disiplin; tidak mengenakan pakaian dinas.

“Di front office harus standar. Orang ke sini kan mau berobat jadi layani mereka dengan baik” tegas Iskandar.

Iskandar lalu masuk ke ruang UGD disana dia menemukan dokter jaga dan beberapa perawat yang sedang melakukan tindakan pertama kepada pasien. “berapa orang masuk pagi ini” Tanya Iskandar.

“Ada sepuluh orang pak. Lengkap ” jawab seorang perawat jaga.

 

Usai memantau UGD Iskandar lalu menyusuri koridor rumah sakit menuju ruang rawat jalan. Disana tampak banyak pasien dan keluarga penghantar yang lalu lalang.

“Ini bagaimana prosedurnya? Harusnya dipisahkan antara yang menghantar dengan yang sakit, kan kasiang kalau harus beramai-ramai seperti ini” pinta Iskandar kepada pihak manajemen RSUD.

Iskandar meminta meminta manajemen RSUD Kayuagung untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien.

“Sejauh ini sudah cukup baik, namun butuh peningkatan layanan kepada masyarakat” pungkasnya.

Usai melakukan sidak di RSUD Kayuagung Iskandar melanjutkan sidak di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Iskandar pun memantau pelayanan kependudukan di kantor ini.

Kepada Kadisdukcapil, Cholid Hamdan, Iskandar juga meminta untuk meningkatkan pelayanan. “ruang pelayanannya masih ramai, kiranya dipisahkan antara ruang pembuatan KTP, KK, akte serta

administrasi kependudukan  lainnya. Jangan sampai menumpuk” Ungkap Iskandar.

Iskandar berharap, dengan adanya sidak ini dapat membuat para ASN semakin disiplin dan kembali memulai aktivitas pelayanan publik seperti biasa usai cuti bersama.​

Pergerakab Politik itu Dinamis, apalagi jika dikaitkan pasanagan dalam suatu pemilihan kepala daerah baik itu Bupati maupun Gubernur.

Hal inilah yang terbersit jika kita lihat ternyata ada Tiga (3) orang Kandidat yang ingin maju pada Pilkada OKI tahun 2018, Dimana mereka sama-sama mengklaim ingin maju sebagai Bakal Calon Bupati dibuktikan dengan telah mengikuti penjaringan yang dibuka sejumlah Partai ternyata kedapatan duduk bareng bersama serta terlihat dan terasa kompak apalagi mereka berasal dari suatu daerah yang sama pula.

Mereka adalah H Subhan Ismail Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Abdiyanto Fikri, SH, MH Politisi PDIP, H Azhari Efendi Ketua Presidium Pemekaran Pantai Timur yang tampak duduk dan foto bersama dalam satu pertemuan di Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah di Desa Selapan Timur kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (27/6/2017) yang mana merupakan asal dari ketiga kandidat tersebut.

Apakah ini suatu kebetulan, yang hanya sebagai ajang silaturahmi semata ataukah berkemungkinan merupakan bentuk lobby politik menuju persatuan visi dan misi guna memuluskan langkah mereka dalam memenangkan Pilkada mendatang. Artinya bisa saja mereka akan bersatu atau berkoalisi, tinggal lagi siapa yang menjadi Pendamping siapa, Mengingat ketiganya sama-sama ingin menjadi orang nomor satu di bumi bende seguguk yaitu sebagai Bupati.

H Subhan Ismail ketika dikonfirmasi melalui seluler mengatakan, Kita berkumpul di tempat itu untuk merayakan, bergembira dengan membesarkan nama Allah atas kemenangan umat muslim berpuasa selama satu bulan karena Idul Fitri yang dirayakan merupakan hari kemenangan, perkumpulan, kesyukuran, dan kegembiraan semua muslimin.

“Idul Fitri juga merupakan hari berkumpul yang menunjukkan umat muslim bersaudara, tanpa melihat darimana mereka datang dan tidak ada lagi pendukung siapa atau mendukung siapapun serta darimanapun karena semua kita bersaudara,” Ujarnya Singkat.

Di tempat terpisah hal yang sama juga terjadi, Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H.Ishak Mekki
bersama keluarga termasuk Putra Sulungnya Muchendi Mazhareki menghadiri Pelepasan acara Midang bebuke morge siwe yang dilaksanakan di Pendopo Kabupatenan Rumah Dinas Bupati OKI.

Apakah ini juga suatu kebetulan ataukah bentuk upaya yang mengisyaratkan akan berpasangan dengan sang Petahana (Bupati OKI H Iskandar, SE) Mengingat Muchendi Mazhareki putra sulung wakil Gubernur Sumsel tersebut merupakan salah satu kandidat yang telah mengikuti penjaringan sebagai Bakal Calon Bupati di sejumlah Partai. bisa saja Muchendi Mazhareki kelak yang akan mendampingi H Iskandar, SE sebagai Wakil Bupati pada Pilkada OKI 2018.

Meski begitu, Semuanya masih misteri lantaran baik H Ishak Mekki maupun H Iskandar enggan banyak berkomentar mengenai Pilkada OKI 2018, dan keduanya sama – sama menyatakan hal itu adalah ajang silaturahmi semata karena mengingat Wakil Gubernur Sumsel memang berasal dari Kabupaten OKI dan kedatangannya juga sekaligus silaturahmi dengan sanak keluarga.

“Kita kesini untuk silaturahim karena kebetulan diundang oleh Bupati OKI dan diajak lihat Midang serta sekaligus akan ziarah ke makam dan jenguk sanak keluarga,” Ujar Ishak Mekki usai  menyaksikan pelepasan acara Midang.

Menurutnya, Ini hanya silaturahmi, Terkait Muchendi sudah mengambil formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati, Ya nanti tentu dalam waktu dekat akan ia kembalikan setelah itu barulah komunikasinya seperti apa

Sementara itu, Bupati OKI H Iskandar, SE juga mengatakan, Wagub kan memang salah satu Putra daerah kabupaten OKI jadi wajar kalau datang kesini, dan kalian tahu beliau juga pasti ingin silaturahmi dengan sanak keluarganya.

“Beliau juga kan salah satu Calon dalam pemilihan Gubernur Provinsi Sumsel, Ya pasti memanfaatkan Moment – moment kebersamaan seperti ini dan mungkin ingin menyampaikan dan mengingatkan ke masyarakat bahwa ia masih ada disini,” Kata H Iskandar

Ketika disinggung apakah kedatangan Ishak Mekki itu merupakan suatu upaya menyandingkan Muchendi Mazhareki kepada dirinya (Bupati OKI) sebagai Wakil Bupati pada Pilkada OKI 2018 mendatang dirinya tidak mau berkomentar banyak.

“Kalau menyandingkan itu Allahualam bissalam menurut Ustad

Politik itu Dinamis, Kalimat inilah yang selalu diutarakan setiap orang jika ditanya mengenai seperti apa politik itu sebenarnya atau bagaimana pendapat maupun pandangan seseorang mengenai politik, Apalagi jika dikaitkan akan berpasangan dengan siapa?, Dalam hal ini jika seseorang tersebut ikut berpartisipasi dalam suatu pemilihan Khususnya pemilihan kepala Daerah (Pilkada) baik itu Bupati maupun Gubernur.

Nah, hal inilah yang terbersit jika kita lihat ternyata ada Tiga (3) orang Kandidat yang ingin maju pada Pilkada OKI tahun 2018, Dimana mereka sama-sama mengklaim ingin maju sebagai Bakal Calon Bupati dibuktikan dengan telah mengikuti penjaringan yang dibuka sejumlah Partai ternyata kedapatan duduk bareng bersama serta terlihat dan terasa kompak apalagi mereka berasal dari suatu daerah yang sama pula.

Mereka adalah H Subhan Ismail Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Abdiyanto Fikri, SH, MH Politisi PDIP, H Azhari Efendi Ketua Presidium Pemekaran Pantai Timur yang tampak duduk dan foto bersama dalam satu pertemuan di Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah di Desa Selapan Timur kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (27/6/2017) yang mana merupakan asal dari ketiga kandidat tersebut.

Apakah ini suatu kebetulan, yang hanya sebagai ajang silaturahmi semata ataukah berkemungkinan merupakan bentuk lobby politik menuju persatuan visi dan misi guna memuluskan langkah mereka dalam memenangkan Pilkada mendatang. Artinya bisa saja mereka akan bersatu atau berkoalisi, tinggal lagi siapa yang menjadi Pendamping siapa, Mengingat ketiganya sama-sama ingin menjadi orang nomor satu di bumi bende seguguk yaitu sebagai Bupati.

H Subhan Ismail ketika dikonfirmasi melalui seluler mengatakan, Kita berkumpul di tempat itu untuk merayakan, bergembira dengan membesarkan nama Allah atas kemenangan umat muslim berpuasa selama satu bulan karena Idul Fitri yang dirayakan merupakan hari kemenangan, perkumpulan, kesyukuran, dan kegembiraan semua muslimin.

“Idul Fitri juga merupakan hari berkumpul yang menunjukkan umat muslim bersaudara, tanpa melihat darimana mereka datang dan tidak ada lagi pendukung siapa atau mendukung siapapun serta darimanapun karena semua kita bersaudara,” Ujarnya Singkat.

Di tempat terpisah hal yang sama juga terjadi, Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Ishak Mekki
bersama keluarga termasuk Putra Sulungnya Muchendi Mazhareki secara tiba-tiba dan katanya tidak terencana ternyata datang menghadiri Pelepasan acara Midang bebuke morge siwe yang dilaksanakan di Pendopo Kabupatenan Rumah Dinas Bupati OKI.

Apakah ini juga suatu kebetulan ataukah bentuk upaya yang mengisyaratkan akan berpasangan dengan sang Petahana (Bupati OKI H Iskandar, SE) Mengingat Muchendi Mazhareki putra sulung wakil Gubernur Sumsel tersebut merupakan salah satu kandidat yang telah mengikuti penjaringan sebagai Bakal Calon Bupati di sejumlah Partai. Namun karena Politik itu Dinamis, Artinya bisa saja Muchendi Mazhareki kelak yang akan mendampingi H Iskandar, SE sebagai Wakil Bupati pada Pilkada OKI 2018.

Meski begitu, Semuanya masih misteri lantaran baik Ishak Mekki maupun H Iskandar enggan banyak berkomentar mengenai Pilkada OKI 2018, dan keduanya sama – sama menyatakan hal itu adalah ajang silaturahmi semata karena mengingat Wakil Gubernur Sumsel memang berasal dari Kabupaten OKI dan kedatangannya juga sekaligus silaturahmi dengan sanak keluarga.

“Kita kesini untuk silaturahim karena kebetulan diundang oleh Bupati OKI dan diajak lihat Midang serta sekaligus akan ziarah ke makam dan jenguk sanak keluarga,” Ujar Ishak Mekki usai  menyaksikan pelepasan acara Midang.

Menurutnya, Ini hanya silaturahmi, Terkait Muchendi sudah mengambil formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati, Ya nanti tentu dalam waktu dekat akan ia kembalikan setelah itu barulah komunikasinya seperti apa

Sementara itu, Bupati OKI H Iskandar, SE juga mengatakan, Wagub kan memang salah satu Putra daerah kabupaten OKI jadi wajar kalau datang kesini, dan kalian tahu beliau juga pasti ingin silaturahmi dengan sanak keluarganya.

“Beliau juga kan salah satu Calon dalam pemilihan Gubernur Provinsi Sumsel, Ya pasti memanfaatkan Moment – moment kebersamaan seperti ini dan mungkin ingin menyampaikan dan mengingatkan ke masyarakat bahwa ia masih ada disini,” Kata H Iskandar

Ketika disinggung apakah kedatangan Ishak Mekki itu merupakan suatu upaya menyandingkan Muchendi Mazhareki kepada dirinya (Bupati OKI) sebagai Wakil Bupati pada Pilkada OKI 2018 mendatang dirinya tidak mau berkomentar banyak.

“Kalau menyandingkan itu Allahualam bissalam menurut Ustad Abdul Somad, Jadi kalau ditanya itu Allahualam, Jikapun saya tahu tidak mungkin saya kasih tahu,” Ujar H Iskandar seraya bercanda.

Abdul Somad, Jadi kalau ditanya itu Allahualam, Jikapun saya tahu tidak mungkin saya kasih tahu,” Ujar H Iskandar seraya bercanda.

Kabupaten OKI memiliki beragam wisata budaya, salah satunya midang bebuke. Midang merupakan kegiatan arak-arakan atau lebih mirip karnaval, yang setiap tahun mejadi jadwal rutin, setiap idul fitri dan telah menjadi agenda wisata nasional. Midang tahun 2017 ini dilaksanakan selama 2 hari yaini selasa dan rabu (27, 28/06/17).

Pawai midang ini disaksikan oleh Bupati OKI Iskandar SE didampingi oleh Ketua TP PKK OKI Lindasari Iskandar, serta Tokoh Budaya dan masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKI, H. Amirudin, S. Sos, M.Si menjelaskan midang ini diikuti 11 kelurahan dan midang ini merupakan acara budaya dan adat, dan midang ini juga menjadi event pariwisata nasional yang artinya midang ini sendiri bukan hanya milik kabupaten OKI
 

Bupati OKI Iskandar SE mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten OKI sangat konsen mendukung tradisi midang sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan disamping tradisi lainnya di Kabupaten OKI.

Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE melaksanakan salat Id di Masjid Agung Sholihin (25/6/2017). Sebelum sholat Ied Iskandar menyampaikan sambutannya sebagai Bupati Ogan Komering Ilir. Dalam sambutannya, Iskandar mengingatkan tentang kebersamaan di hari fitri.

Iskandar menunaikan salat Id bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten OKI dan ribuan warga Kayuagung. Sejak pagi, warga baik pria dan wanita berbagai usia sudah berdatangan ke masjid dan lapangan terbuka.

“Hanya dengan semangat kebersamaan, saling menjaga persatuan, gotong royong dan semangat guyub. Kita bisa menuntaskan tugas pembangunan,” ujar Iskandar.

Menurut Iskandar, sebagai umat muslim sepatutnya perlu berbaur dan menghargai segala perbedaan di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, kata dia, sejarah telah membuktikan bahwa kaum muslimin dapat menjaga kebhinekaan dan keharmonisan.

“Kebhinekaan ini bukan fakta kehidupan, tetapi fitrah kehidupan. Setiap muslim memahami kewajiban menghormati perbedaan dan tidak akan merendahkan orang lain,” tuturnya.

Selain itu, dalam sambutannya, Iskandar juga menyinggung tentang Pancasila. Menurutnya, Pancasila merupakan dasarnegara yang lahir dari nilai-nilai agama, budaya, dan kearifan lokal.

“Bagi umat muslim, Pancasila ini adalah nilai nilai agama” Ungkapnya.

Menurut Iskandar, hari raya Idul Fitri ini, bisa menjadi momentum masyarakat untuk bisa lebih menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi kebhinekaan.

“Mudah-mudahan Allah memberikan kemuliaan kepada kita untuk membangun OKI, umat islam, untuk mengawali perubahan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Usai sholat Id Iskandar dan keluarga mengajak Jema’ah sholat Id beramah tamah di Pendopo Rumah Jabatan Bupati OKI.

Bupati Ogan Komering Ilir selaku pejabat Pembina Kepegawaian, H. Iskandar, SE merotasi sebanyak (26) dua puluh enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratamadan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI, Rabu (21/6).

Menurut orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini pelantikan ini sengaja dilakukan menjelang cuti bersama karena dia ingin setiap OPD kerja cepat menuntaskan program pembangunan. Ia juga mengingatkan usai cuti bersama semua ASN diminta segera masuk kerja melayani masyarakat.

“Sengaja dilakukan pelantikan dipenghujung Ramadhan ini karena saya selalu ingin berusaha maksimal agar pemerintah ini bekerja lebih cepat, lebih efektif, bekerja dalam tim yang solid dan saling mendukung sehingga hasilnya nyata dan dalam waktu secepat-cepatnya” Ungkap Iskandar.

Iskandar mengingatkan kepada pejabat yang dilantik bahwa jabatan bukan sebuah kuasa.

“Jabatan itu adalah untuk melayani. Jabatan itu adalah untuk bekerja kepada masyarakat. Ini perlu saya ingatkan kepada Para Organisasi Perangkat Daerah (OPD)” Ungkapnya.

Semangat perombakan ini menurut dia merupakan penguatan kinerja pemerintahan Kabupaten OKI.

“OPD yang kerja cepat dalam tim yang solid dan kompak, OPD yang bekerja untuk rakyat beri manfaat yang nyata dan dirasakan oleh rakyat” tutupnya.

Tuesday, 20 June 2017 15:03

Bupati OKI Safari Ramadahan di Kota Bumi

Selama di bulan suci Ramadhan 1438 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), melaksananakan Safari Ramadan di 18 kecamatan. Safari perdana dimulai di Desa Kerta Mukti Kecamatan Air Sugihan dan berakhir di Desa Kota Bumi Kecamatan Tanjung Lubuk.
 
Pada tahun ini Pemkab OKI telah berkeliling di 18 kecamatan yang berada di Kabupaten OKI dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan, tidak hanya itu saja dalam kegiatan ini Pemkab OKI juga menggelar dialog bersama kepala desa (Kades), tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk juga tokoh pemuda untuk duduk bersama dan berdiskusi dalam membangun Kabupaten OKI.
 
“Dari 18 kecamatan yang telah kita kunjungi berbagai permasalahan didalam desa telah kita diskusikan. Kebanyakan permasalahan yang kita temui yakni masalah insfrastruktur jalan, fasilitas keagamaan atau pembangunan masjid dan juga permasalahan perekonomian baik itu dibidang persawahan, perkebunan dan lainnya,” ujar Bupati OKI, H Iskandar SE pada saat melakukan dialog dan tatapmuka bersama masyarakat Kecamatan Tanjung Lubuk di Desa Kota Bumi, Selasa (20/6/2017).
 
Sedangkan pada permasalahan lainya seperti dibidang pendidikan Pemkab OKI telah menuntaskan program 1 Desa 1 Paud. Selanjutnya dibidang Kesehatan yakni, 1 Desa 1 Poskesdes, Pembangunan jaringan listrik desa, termasuk juga pembangunan infrastruktur cornisasi jalan di sebagaian jalan yang dimiliki Pemkab OKI.
 
 
Pada kesempatan tersebut juga tokoh masyarakat Kecamatan Tanjung Lubuk, Nikyok mengatakan, kami sangat mengapresiasi atas kinerja Pemkab OKI yang selama 3 tahun ini telah banyak menuntaskan program yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
“Disisa 2 tahun kepemimpinan Bupati OKI, H Isakandar SE kami yakin Kabupaten OKI akan semakin maju dan berkembang. Kami juga siap mendukung dan memenangkan H Iskandar SE apa bila ia mencalonkan kembali dirinya sebagai bupati OKI periode 2019-2024,” bebernya.
 
Pada kegiatan tersebut juga Bupati OKI H Iskandar SE berdiskusi dan berdialog bersama masyarakat di Kecamatan Tanjung Lubuk, selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sholat taraweh bersama dan menggelar ceramah agama dalam rangka safari ramadhan.