Sunday, 22 July 2018
PENGUMUMAN TERBARU
kaboki

kaboki

Dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan acara ramah tamah dan

resepsi kenegaraan, yang berlangsung di rumah dinas pendopoan Kabupaten OKI, Kamis malam (17/8/2017).

 

Bupati OKI, H Iskandar SE dalam sambutannya mengatakan Acara malam resepsi kenegaraan dan syukuran yang diselenggarakan merupakan malam puncak peringatan HUT

ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

“Acara ini merupakan wujud rasa syukur serta terima kasih kita, menghormati dan menghargai semua perjuangan, pengorbanan para pahlawan dan para pemimpin yang telah

mendahului kita, demi melahirkan bangsa dan negara Indonesia, termasuk daerah Kabupaten OKI,” katanya.

Sesuai dengan tema indonesia kerja bersama mari kita bersama membangun OKI dari desa untuk mewujudkan Kabupaten OKI yang mandiri dan sejahtera (Mandira)

berlandaskan iman dan taqwa,” ujar H Iskandar.

 

H Iskandar juga mengatakan, jadikan momen ini sebagai titik tolak kebangkitan masyarakat di bumi bende seguguk dengan kerja bersama serta bahu membahu, untuk mengisi

kemerdekaan yang telah kita peroleh saat ini dengan pembangunan yang dimulai dari pada desa,” ungkapnya.

 

Sebelumnya pada kesempatan tersebut juga, ketua pelaksana kegiatan HUT RI ke-72, H Husin SPd MM dalam laporannya mengatakan, kita telah melalui rangkaian kegiatan

peringatan HUT RI ke-72, dimulai mulai dari pengukuhan Paskibraka hingga malam ini dan besok (Jum’at, 18/8/2017) dilanjutkan dengan acara kegiatan ajang sana di Desa

Tanjung Lubuk dengan memberikan bantuan sembako kepada keluarga yang kurang mampu sebanyak 150,” katanya.

 

Tidak hanya itu saja, berbagai aneka perlombaan juga kita adakan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, sebagai wujud dari rasa kegembiraan dalam perayaan HUT

kemerdekaan republik indonesia dan termasuk juga karnaval seni dan budaya, hingga ke perlombaan yang paling seru yakni lomba bidar yang digelar di Sungai Komering,”

katanya. Pada malam resepsi kenegaraan tersebut juga dihadiri oleh tamu undangan yakni para pahlawan veteran, FKPD, anggota DPRD, OPD dan juga masyarakat OKI.

 

Tidak hanya itu saja, kemeriyaan juga terlihat pada saat Bupati OKI, H Iskandar SE bersama FKPD, anggota DPRD yang hadir, pasukan Paskibraka dan juga termasuk insan Pers

membaur bersama dalam menyanyikan lagu kemerdekaan.

Meski tubuhnya kini telah renta, namun tekad dan semangat heroik perjuangannya masih menggelegak. Serma Daud veteran pejuang kemerdekaan RI dari Desa Seri Geni Kecamatan Kota

Kayuagung bersama keluarga tercinta merasa bersyukur, pasalnya ia salah seorang veteran yang mendapatkan berkah, rumahnya telah dipugar institusi Dandim 0402 OKI bergotong royong

melakukan pemugaran. Puncaknya, kado istimewa itu diterimanya di Hari Kemerdekaan RI ke 72 tingkat Kabupaten OKI. Rumah yang baru dipugar tersebut diresmikan Bupati OKI, H.

Iskandar, SE usai upacara peringatan HUT RI ke 72, Kamis, (17/8).

Dandim 0402 OKI, Letkol. Inf. Seprianizar, M. Si mengatakan pugar rumah bagi veteran pejuang ini sebagai bagian ucapan terimakasih kepada veteran yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

“Ini sedikit sumbangsih kami generasi saat ini kepada para pejuang sebagai ungkapan terimakasih kepada mereka” Ungkap Seprianizar.

Dikatakan Dandim tahun ini pihaknya telah memugar 5 unit rumah veteran dengan bekerjasama dengan Pemkab dan pihak lainnya.

Bupati Ogan Komering Ilir H. Iskandar, SE merasa terharu saat meresmikan pugar rumah milik Serma Daud. “Kami merasa tidak berdaya ketika melihat Bapak, Ibu Pejuang tanpa jasa mereka ini

tentu kemerdekaan yang kita rayakan hari ini tidak akan kita raih” Ungkap Iskandar. Selaku anak veteran pejuang Iskandar mengatakan dirinya sangat berterimakasih atas perhatian TNI terhadap

veteran pejuang. “Terimakasih kepada Pak Dandim dan Pak Kapolres, ke depan program ini akan kita lanjutkan” Ungkapnya.​

Tujuh Puluh Dua Tahun Indonesia merdeka di Kabupaten OKI dimaknai sebagai upaya menunaikan Janji kemerdekaan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.  “Kita menyadari bahwa keadilan

sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten OKI belum sepenuhnya bisa kita wujudkan. Untuk itu, di tahun ketiga masa kerja kami, Pemerintah fokus untuk melakukan pemerataan pembangunan yang

berkeadilan. Agar masyarakat yang berada di pinggiran, di pelosok, di desa-desa, di kawasan terpencil merasakan hadirnya pemerintah, merasakan buah pembangunan. Untuk mewujudkan semua itu

perlu kerjasama” Ungkap Bupati Ogan Komering Ilir usai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI di Lapangan Pemkab. OKI, Kamis, (17/8).

Keadilan pembangunan tersebut menurut Iskandar harus dirasakan oleh seluruh masyarakat OKI. Seperti pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sanitasi dan air bersih maupun

pelayanan transportasi, sama baiknya dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat yang berada di Kayuagung.

“Kita bersyukur kini masyarakat di tiga kecamatan, Sungai Menang, Cengal, Air Sugihan bisa memiliki rasa bangga pada tanah kelahirannya, karena energi listrik yang sudah menerangi rumah-rumah mereka” Pungkasnya.

Masyarakat di Pedamaran Timur, Sungai Menang dan Cengal juga patut bersyukur karena jalan Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur sepanjang 38 Km sudah tembuskan pada tahun ini. 

 

Meski pembangunan jalan tersebut membutuh waktu tidak kurang dari dua dasawarsa (20 tahun) bahkan sudah dirintis sejak kepemimpinan tiga bupati sebelumnya; Rasyid Rais, dilanjutkan F. Rozi

Dahlan, lalu Ishak Mekki (selama dua periode) dan tuntas di masa Iskandar, SE. sebuah perjuangan panjang penuh dengan kebersamaan menurut Iskandar.

Bupati Ogan Komering Ilir mendapat penghargaan Lencana Melati dari Presiden Republik Indonesia yang juga Ketua Majelis Pembimbing Nasional Joko Widodo. Lencana disematkan oleh Kakwarnas Adyaksa Daud dalam Upacara Apel Besar Pramuka dalam rangka Hari Pramuka ke-56 dan Jambore Nasional XI di Cibubur, Jakarta (Senin, 14/8)

H. Iskandar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kabupaten Ogan Komering Ilir dinilai berjasa dalam mendukung

sekaligus membangun Gerakan Pramuka di OKI. Untuk itu Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memberikan anugerah Lencana Melati. Dengan demikian sudah 37

penghargaan yang diterima Bupati Iskandar sejak Januari 2014 hingga kini.

“Sebagai Kakak Mabicab Gerakan Pramuka OKI saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan ini. Prestasi berupa Lencana Melati tersebut juga

merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan prestasi kepada seluruh anggota Pramuka dan masyarakat OKI,” tegas Iskandar menanggapi pemberian anugerah tersebut.

 

Pramuka menurut Iskandar menjadi alternatif dalam membangun karakter bangsa dan menumbuhkan kembali semangat Pancasila pada generasi Muda. Selain Bupati Iskandar,

Presiden Joko Widodo juga menganugerahkan penghargaan Lencana Melati kepada tokoh lainnya seperti pejabat tinggi negara, gubernur, dan walikota. Dalam kesempatan

tersebut Presiden Joko Widodo berpesan kepada seluruh anggota Pramuka agar berpesan agar gerakan pramuka harus melakukan terobosan, jangan berpikir linear, jangan

terjebak rutinitas dan monoton.

Ketua Kwarcab Kabupaten OKI, H. Husin, S. Pd, MM mengatakan, Lencana Melati Gerakan Pramuka merupakan penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka yang diberikan kepada

tokoh-tokoh yang telah berkontribusi besar terhadap Pramuka, dengan memberikan bantuan moril dan materiil, serta finansial untuk kemajuan Gerakan Pramuka di wilayahnya.

“Banyak aspek yang dinilai antara lain, perhatian berupa kebijakan anggaran, fasilititas pendukung gerakan pramuka di daerah juga keaktifan dan prestasi Kwarcab” Jelas Husin.

Husin mengatakan penghargaan yang diterima Bupati OKI ini dapat memotivasi gerakan Pramuka di Kabupaten OKI baik ditingkat Kwartir Daerah hingga ke Kwatir Ranting.

Presiden Joko Widodo pernah kesal kepada seluruh pemimpin daerah baik Gubernur, Bupati/Wali Kota yang lambat dalam merealisasikan anggaran. Kekesalan Presiden tersebut

sepertinya tidak berlaku kepada Bupati OKI, H. Iskandar, SE karena dibawah kepemimpinanya OKI menjadi Kabupaten yang paling cepat dalam menyerap anggaran Anggaran

Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, Kabupaten OKI paling tercepat menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Posisi triwulan ke dua, Juni 2017 ini saja realisasi

anggaran Negara yang terserap sudah mencapai 55 persen atau sekira Rp 240 miliar dari target Rp 413miliar.

Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan Palembang, Siti Sundari saat diterima Bupati OKI di Kayuagung, Jum’at (11/8/2017) mengatakan, sangat mengapreasi kinerja
 
Pemkab OKI dalam menyerap dan merealisasikan anggaran pusat ini.
 
 
 
“Kalu OKI itu tidak perlu dikejar laporannya, sebelum jatuh tempo laporan sudah masuk di kami, tepat waktu, lengkap dengan out putnya” Ungkap Sundari. Dikatakan Sundari
 
Daerah dipacu untuk mempercepat realisasi anggaran yang dikucurkan pusat untuk mendorong laju perekonomian di daerah.

“Ketika penyerapan anggaran terganjal, maka akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di masyarakat, sanksi kepada daerah berupa pemangkasan Dana Alokasi Khusus

(DAK) sejumlah yang mengendap itu” Ungkap nya.

Dijelaskan Sundari untuk penyerapan DAK Fisik OKI sudah mencapai 27, 07 Persen, jauh diatas provinsi 21,8 persen dan terendah Kota Prabumulih baru 8,03 persen. Sedangkan

Dana Desa (DD) di OKI sudah terealisasi 57,94 persen ke rekening desa. “Ini capaian luar biasa dalam percepatan pembangunan di Desa” tambahnya.

 

Bupati OKI, H. Iskandar, SE mengatakan, upaya yang dia lakukan untuk menggenjot sarapan anggaran Negara dengan mempercepat proses tender dan pekerjaan.”Ini kepala

OPD kita pecuk Harus bekerja dengan dan sesuai prosedur yang ada,” tandasnya.

Iskandar juga menghindari adanya pola penyerapan anggaran yang masih menumpuk pada akhir tahun anggaran atau pada triwulan IV. Ia menjelaskan jika OPD pengelola
 
APBN memiliki kinerja penyerapan anggaran yang rendah, maka tidak segan-segan untuk menerima koreksi.

Ia menambahkan walaupun besarnya anggaran pusat pada tahun 2017 sedikt menurun dibanding tahun sebelumnya namun dari segi peruntukannya justru lebih berkualitas

karena betul-betul dibutuhkan dan sesuai dengan harapan rakyat dicontohkannya seperti pembangunan jalan Kayuagung Supucuk yang sudah dituntaskan pada tahun ini.

Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE akan menerima Penghargaan tertinggi Lencana Melati dari Presiden Joko Widodo yang juga Ketua Majelis Pembimbing Nasional
 
(Mabinas). Penghargaan tersebut akan diserahkan presiden pada Apel Besar Hari Pramuka ke 56 tahun 2017 di Cibubur Jakarta Timur, pekan depan.
 
Iskandar yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten OKI, dinilai berjasa dalam mendukung sekaligus
 
membangun Gerakan Pramuka di OKI.
 
Ketua Kwarda Sumsel melalui Sekretaris, Amriyadi mengatakan dukungan yang besar dari Iskandar selaku Kamabicab Gerakan Pramuka baik moril maupun materil terhadap
 
gerakan pramuka di Kabupaten OKI. Untuk itu, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memberikan anugerah Lencana Melati yang merupakan penghargaan tertinggi bagi
 
anggota pramuka dewasa.
 
“Sejumlah penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah, tokoh-tokoh dan anggota pramuka yang berkontribusi terhadap pengembangan dan kemajuan gerakan pramuka
 
di daerah” Ungkap Amriyadi saat beraudiensi dengan Bupati Iskandar, Rabu, (9/8).
 
Poin- Poin penilaian menurut Amriyadi antara lain dari segi kebijakan anggaran kepada Pramuka, Bantuan operasional dan prestasi gerakan Pramuka di Kabupaten OKI. “Sejumlah
 
terobosan dan prestasi telah dilakukan oleh Gerakan Pramuka OKI seperti Pramuka Peduli tani. Tentu berkat perhatian Bupati selaku Kamabicab” Ungkapnya.
 
H. Iskandar mengatakan penghargaan yang akan dia terima merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan prestasi kepada seluruh anggota Pramuka dan masyarakat
 
OKI. Iskandar yang mengaku sudah ikut Pramuka sejak kelas 3 SD ini, menilai Gerakan Pramuka adalah organisasi pembentuk Kader Bangsa
 
“Wawasan kebangsaan, cinta tanah air identitas bangsa itu ada dalam Pramuka. Saya katakan Pramuka pembentuk karakyer bangsa” Tegasnya.
 
Iskandar mengingatkan bahwa generasi muda adalah calon-calon pemimpin di masa yang akan datang. Tentunya sebagai calon pemimpin harus menempa diri, membina diri dan
 
mempersiapkan diri agar menjadi pemimpin yang tangguh, berakhlak dan berkarakter. “Semua nya didapatkan digerakan Pramuka” katanya
Bidan adalah satu aspek yang sangat penting dalam pembangunan kesehatan terutama di desa. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati OKI, H Iskandar SE saat membuka acara
 
seminar dalam rangka memperingati hari ikatan bidan indonesia (IBI) ke-66 di Gedung Kesenian Kayuagung, Selasa (8/8/2017).
 
Lebih lanjut dikatakannya, tidak hanya itu bidan dalam hal ini melakukan pendampingan, mengedukasi ibu mulai dari mengandung, melahirkan hingga masa menyusui,” katanya.
 
Oleh karena itu, kata H Iskandar SE, dirinya sangat mengapresiasi para bidan ini yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat. “Saya tentunya sangat mengapresiasi dan
 
mensuport demi dunia kesehatan di OKI karena ini adalah sasaran utama saya untuk menumbuhkan Kabupaten OKI yang manusianya sehat, dan bermartabat,” ujarnya.
 
Menurutnya, tugasnya sebagai pemerintah adalah untuk membangun sarana di bidang kesehatan yang berkualitas. “Menjadi buah pemikiran kami pemerintah untuk ke depan
 
terkait hal-hal untuk mendukung bidan-bidan di Kabupaten OKI. Kepada semua stakeholder terkait mari bekerja dengan nilai kemanusiaan untuk mengembangkan hasil karya
 
kita demi anak-anak yang berkwalitas,” tegas Iskandar.
 
Dirinya juga mengharapkan agar para bidan mampu melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya. “Kami mengharapkan ibu-ibu bidan ini juga bisa bekerja dengan hati bekerja
 
dengan ikhlas insyaallah bisa mewujudkan cita-cita kita semua,” jelasnya.
 
“Yang menjadi PR kita adalah untuk terus menekan angka kematian bayi hingga mencapai target 0 persen. Ke depan, insyaallah dengan berbagai program dan nilai kasih sayang
 
ini akan lebih ditekan dengan target kita,” pungkasnya.
 
 
Momen hari ulang tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-66 dimanfaatkan IBI Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk semakin memantapkan IBI sebagai frofesi
 
bidan dan IBI yang pofesional. Dikatakan, Ketua IBI OKI, Hj rosmiati husni AMKeb bahwa, umur 66 tahun bukanla umur yang muda. “Oleh karena itu, bidan harus mampu
 
bekerja propfesional dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.
 
Seminar dengan tema, Anak Asi Bidan Hebat menghadirkan narasumber yaitu Dr Lula Kamal MSc. “Kami ucapkan terimakasih kepada narasumber dan para tamu undangan
 
yang telah bersedia datang untuk turut memperingati HUT IBI di Kabupaten OKI,” ucapnya.

Berikut Adalah Desain Standar Backdrop HUT RI ke 72, agar dapat digunakan oleh Masyarakat dan SKPD

Lewat tangan dingin Bupati H. Iskandar, SE, Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir kembali berhasil menyabet penghargaan bergengsi Adipura 2017, sebuah kategori kota kecil terbaik.
 
Usai menerima penghargaan bergengsi tersebut Bupati Iskandar mengatakan Piala Adipura itu dia persembahkan untuk masyarakat yang turut membantu pemerintah menjaga lingkungan.
 
“Penghargaan ini adalah berkat kerjasama semua pihak, terutama dukungan masyarakat dalam mewujudkan kota yang berwawasan lingkungan. Saya persembahkan Penghargaan ini untuk masyarakat OKI” Ungkap Iskandar usai menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia, Rabu (2/8/2017) malam.
 
“Sebagai abdi masyarakat dan abdi negara tidak lain kami bekerja untuk melayani masyarakat,” tambahnya lagi.
 
H. Iskandar berharap setiap pihak yang membidangi masalah lingkungan di Kabupaten OKI lebih giat lagi menjaga kebersihan.
 
“Saya minta agar kedepan Adipura ini memiliki nilai lebih. Ini disampaikan tadi Pak Presiden agar bagaimana lingkungan ini semakin lebih baik. Sampah ini bisa lebih produktif,” katanya.
 
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI, Drs. H. Alamsyah, M. Si yang mendampingi Bupati Iskandar mengatakan, keberhasilan meraih Piala Adipura Ke 8 ini karena Kayuagung dinilai menjadi kota yang berhasil dalam pengelolaan lingkungan sekaligus mengombinasikan dengan keberhasilan inovasi di bidang pelayanan publik dan partisipasi masyarakat.
 
“Dinilai dari bagaimana kita mengatasi sampah langsung dari sumbernya seperti adanya komposter, depo pengelolaan sampah, bak sampah, TPA yang kondusif dan lain-lain,” sambungnya.
 
Poin penting lainnya menurut Alamsyah adalah adanya sinergi yang kuat antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab OKI bersama seluruh masyarakat Kota Kayuagung untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan pengelolaan kebersihan.
 
“Pada dasarnya, semua pihak berperan aktif dalam menjadikan Kayuagung sebagai kota yang menjaga keseimbangan lingkungan. Juga keterlibatan seluruh masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, media massa, LSM dan seluruh stake holder,” urainya.

Dalam melakukan pelayanan yang prima baik dibidang kesehatan ataupun lainya dirahapkan agar dilakukan dengan hati yang lhklas. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE pada saat melakukan pengukuhan farmasi pagawai tidak tetap (PTT), menjadi calon pegawai negeri sipil (PNS) tenaga kesehatan, diruang rapat bende seguguk II, Kamis (27/7/2017).

Lebih lanjut dikatakan, H Iskandar SE juga memotivasi dan memberikan semangat dokter dan bidan dari PTT itu agar bekerja maksimal dan melayani masyarakat secara ikhlas dan sepenuh hati.

“Amanah yang diemban oleh saudara-saudara adalah takdir yang menetapkannya. Teruslah berbuat dan ditingkatkan lagi kinerjanya, layani la dengan hati dan selamat mengabdi,” ujarnya.

“Pelayanan kesehatan yang diberikan dokter dan bidan sifatnya kemanusiaan. Jika ini amanah maka akan sebagai ibadah. Tingkatkan pengabdian untuk melayani masyarakat di perkotaan dan pedesaan,” pinta bupati.

Masih katanya, selama berstatus PTT telah bekerja di daerah pinggiran dan pelosok daerah terpencil. Penerapan ilmu kesehatan tentunya telah dikuasai di lapangan dan ini harus ditingkatkan lagi ke depan setelah dikukuhkan sebagai CPNSD.

Kepala BKD OKI, Herry Susanto SSos merincikan, 85 PTT yang dikukuhkan terdiri dari 7 dokter terdiri dari 4 orang dokter gigi, 3 orang dokter umum dan 78 bidan. Pengukuhan ini berdasarkan PP Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pengadaan CPNSD.