Wednesday, 26 September 2018
PENGUMUMAN TERBARU
kaboki

kaboki

Monday, 28 March 2016 04:57

Dubes Uni Eropa Tinjau Sekolah di OKI

Upacara detik-detik proklamasi, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-71 di Kabupaten Ogan Komering Ilir, digelar di Halaman Kantor Bupati OKI, Rabu pagi (17/08/2016).

Meskipun cuaca sangat terik, namun pelaksanaan upacara tersebut tetap berlangsung semarak dan penuh hikmad.

Bertindak selaku inspektur upacara, Wakil Bupati Ogan Komering Ilir M Rifa’I SE, sedangkan komandan upacara dari Polres Ogan Komering Ilir Akp Novrizal Dwiyanto, SH.

Upacara pengibaran bendera merah putih yang dimulai sekira pukul 10.00 Wib, diikuti FKPD, SKPD, Camat se-Kab OKI, Veteran, dan berbagai unsur, seperti pelajar, pramuka, unsur pemuda, masyarakat.

Sementara itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pakibraka) yang berjumlah 30 orang pelajar yang merupakan hasil seleksi dari sejumlah sekolah menengah yang ada di Kab. OKI ini, dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan lancar.

Usai upacara pengibaran bendera merah putih, dilanjutkan dengan upacara dan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Yusuf Singadekane (Pahlawan), Kecamatan Kota Kayuagung. Adapun tema peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke – 71 ini adalah “71 tahun Indonesia Kerja Nyata.”.

 

Pawai karnaval memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-71 tahun di Bumi Bende Seguguk berlangsung meriah, Jum’at (19/08/16).

Tampak ratusan peserta mengikuti festival pawai karnaval, mulai dari kalangan pelajar, maupun dari kalangan umum seperti diikuti oleh instansi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan juga dari masyarakat.

Selain menampilkan pakaian adat dan pakaian pejuang, para peserta juga ada yang menampilkan kreativitas seperti menghias motor dan dandanan mereka agar terlihat unik dan menarik dan mendapat penilaian dari juri.

Meski di kondisi panas yang terik, namun tidak menyurutkan antusias dari seluruh peserta, bahkan untuk adik-adik TK Dan SD.

Pawai dimulai dengan garis start di Halaman Kantor Peternakan Kab OKI menyusuri sungai komering dan menuju ke depan Gedung Kesenian Kab OKI.

Salah satu juri membeberkan bahwa penilaian untuk para peserta ada lima kategori, antara lain kekompakan kerapian, keberagaman, kesesuaian tema, dan penampilan, baik itu ketika start, didepan panggung kehormatan, dan selama perjalanan hingga finish.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir M. Rifa’I SE yang didampingi Sekda OKI, FKPD, SKPD, saat menyaksikan pawai karnaval mengatakan “Mengapresiasi telah suksesnya acara tersebut”. Dirinya juga mengucapkan “Terimakasih kepada seluruh peserta yang turut memeriahkan HUT RI ke-71 di Kabupaten Ogan Komering Ilir”.

Bupati Ogan Komering Ilir  (OKI) Iskandar SE menghadiri kegiatan tanam perdana demplot budidaya tanam cabai seluas 40 hektar di Desa Pedu Kecamatan Jejawi, pada Rabu (3/08/2016). Hadir pada kegiatan tersebut Kadis Pertanian Kabupaten OKI Syarifudin SP MSi, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Ponco Wibowo, SKPD, Camat Jejawi, seluruh Kades di Kecamatan Jejawi, dan para anggota Kelompok Tani Desa Pedu serta warga setempat.

Bupati OKI mengatakan mengapresiasi sekaligus berterimakasih kepada BI yang kembali memberkan kepercayaan kepada Kabupaten OKI khususnya petani Desa Pedu untuk mengembangkan budidaya cabai.

Iskandar SE berpesan kepada para petani penerima bantuan, agar pengembangan demplot budidaya tanam cabai ditangkap sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan. “Kalau nanti hasilnya bagus, kita tingkatkan. bukan hanya dari inisiasi BI namun juga pengembangan oleh Pemda dan petani,” kata Bupati OKI.

Ponco Wibowo Perwakilan Bank Indonesia (BI) menyampaikan pola Demonstration Plot atau demplot yang biasa dikenal dalam budidaya pertanian dilakukan dalam rangka mencapai optimalisasi hasil produksi pertanian melalui plot-plot percontohan. Dari hasil-hasil ini tentunya dapat dilihat untuk kemudian dibandingkan bagaimana hasil budidaya sebuah komoditi pertanian yang diusahakan melalui plot-plot percontohan dengan pola budidaya secara konvensional/tradisional.

Ponco Wibowo juga mengatakan Budidaya pertanian dengan plot percontohan umumnya memberikan hasil yang lebih nyata baik secara kualitas/mutu produksi maupun kuantititas/tingkat produksi. Hal ini tidak lain karena budidaya dengan demplot umumnya diusahakan secara optimal dengan penggunaan bibit unggul, pengairan, pemupukan, pemberantasan hama penyakit dan penggunaan inovasi teknologi modern.

Melalui budidaya demplot dapat menjadi sebuah upaya yang baik sebagai pembelajaran bagi para petani tentang bagaimana cara berusahatani dengan baik dan benar. Sistem ini juga dapat menjadi contoh kepada para petani bahwa apabila diusahakan dengan maksimal Demplot akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani secara umum.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan OKI Syarifudin SP MSi  menyampaikan kepada para petani di Desa Pedu telah berperan aktif mengelola Demonstration Plot atau demplot yang dapat menjadi inspirasi bagi para petani yang lain.

Selain itu Dinas pertanian dan tanaman pangan   yang menjadi fasilitator saat ini tengah berusaha mengembangkan tanaman holtikultura yang di kelola secara modern dan profesionalisme agar lebih ekonomis dan dapat meningkatkan pendapatan petani.

Pada Kesempata itu Bupati OKI Iskandar SE menyerahkan bantuan berupa Multitraktor, Pompa air dan kendaraan bak roda tiga dari Dinas Pertanian OKI.

 

sumber: kayuagungradio

Presiden Jokowi mencanangkan program Kampung KB untuk masyarakat, terutama di wilayah kategori miskin, padat penduduk, terpencil yang tersebar di Indonesia. Pemerintah pusat ingin program ini mampu menekan laju pertumbuhan penduduk untuk kesejahteraan masyarakat untuk mendukung program tersebut Pemerintah Kabupaten OKI mencanangkan progam KB Emas. Program ini adalah yang pertama di Sumsel bahkan di Indonesia. Bagaimana program tersebut?

KB Emas merupakan singkatan dari Emphaty, yakni memberikan perhatian kepada masyarakat yang belum tersentuh layanan KB, Man atau orang, yaitu ketersediaan petugas di lapangan, Assurance artinya memberikan jaminan dan rasa aman. Kemudian Skill adalah keahlian petugas di lapangan, semuanya akan dipenuhi untuk menjangkau objek KB di wilayah pelosok.

“Targetnya tahun 2018 seluruh masyarakat OKI sudah menikmati pelayanan KB secara gratis” Ungkap Al Hadi Nasir Kepala BKKBN OKI, Minggu, (3/4/15).

Program ini menurut dia bertujuan lebih mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat, terkhusus bagi mereka yang belum mengikuti program KB terutama di pesisir, di pelosok dan dusun terpencil.

Masih banyaknya masyarakat yang belum mengikuti program Keluarga Berencana (KB) melatarbelakangi program ini pungkasnya

“Dari data tercatat, sebanyak 178.638 pasangan usia subur di OKI, 39.284 pasangan diantaranya bukan peserta KB, sasaran utama kita yaitu wilayah pelosok yang belum tersentuh program KB. Kami yakin, target ini dapat terpenuhi.

Untuk menyukseskan program KB Emas ini BKKBN OKI akan dilakukan kegiatan Safari KB di 4 Kecamatan perairan yaitu Kecamatan Sungai Menang, Kecamatan Cengal, Kecamatan Air Sugihan dan Kecamatan Tulung Selapan, selain itu juga akan dilakukan pelayanan KB keliling yang khusus di lakukan di daerah lebak-lebak.
Friday, 02 September 2016 04:34

Janji Bupati OKI Iskandar SE Sudah Terealisasi

Masyarakat Jejawi dan masyarakat Sirau Pulau Padang bangga dengan Kepemimipinan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar,SE , Pasalanya janji yang selama ini di ungkapkan beberapa tahun lalu kini sudah terealiasasi dengan baik,dan sekarang sudah di nikmati masyarakat,

”Kami selaku masyarakat Sirau pulau padang sudah menikmati apa yang sudah di perbuat pak bupati, jalan kami sudah bagus, baik itu jalan umum maupun jalan di dalam desa begitupun dengan sekolah dan kesehatanya dimana mana sekolah sudah bagus,begitu juga dengan poskesdes, yang dulu mau melahirkan harus ke puskemas sekarang cukup di poskesdes sudah biasa” ujar Herman saat di wawancarai Kamis (1/9)

Hal senada dikatakan  Yakuf masyarakat Jejawi, Kepemimpinan Bupati OKI sangatlah Puas sebab masyarakat jejawi sudah merasakan, dan menikmati pembangunan infrastruktur baik, jalan, sekolah, maupun dibidang kesehatan, ”memang kerja nyata pak bupati sudah kita lihat bersama,jadi  kami selaku warga berterima kasih kepada pemerintah OKI, karena janji pak bupati sudah kami nikmati”ucapnya bangga

 

sumber: kayuagungradio

Kenerja Kepala Sekolah di Kecamatan Jejawi semakin progresif, ini terbukti dengan indicator pada sekolah yang mereka pimpin yang semakin maju,dan berkualitas, terlihat dari penataan lingkungan sekolah yang bersih.nyaman,serta indah,” Memang ini berkat kerjasama semua pihak, baik kepala sekolah, pihak UPTD, pegawas,anggota DPRD dan Pemerintah OKI, terus terang saya sangat mengapresiasi kinerja seluruh kepala sekolah di lingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Jejawi” Ujar Drs.Yeldi Yazid,M.Si saat di wawancarai Kamis (1/9)

Lanjutnya Kinerja Kepala sekolah meupakan hasil setiap himbauan yang dilaksanakan setiap acara rutin Kelopok kerja Kepala sekolah pada setiap bulan, yang mereka implemtasikan disekolah mereka masing masing,”Ya Pihak UPTD Kecamatan Jejawi selalu memberikan himbauan pada kepala sekolah agar dapat membuat sekolah mereka nyaman dan meningkatkan kualiats Pendidikan terutama lingkungan sekolah sehingga proses Kegiatan  Belajar Mengajar berjalan dengan baik”. tuturnya

Menurutnya berawal dari lingkungan yang bersih kita bisa dengan mudah mengukur kinerja kepala sekolah, karena rencana, implementasi dan bukti implementasi lebih cepat dan profesional., karena ukuran kinerja dinilai berdasarkan perencanaan yang mereka susun sendiri. Sekarang kita sudah bisa dengan mudah menilai bagaimana kepala sekolah menentukan skala prioritas, menyusun program, menggunakan sumberdaya baik keuangan dan manusia untuk menjalankan program dan mendokumentasikan perubahan yang terjadi setelah program dikerjakan. Jadi kita bekerja lebih cepat sekarang, ungkanya

Dikatakanya juga   perencanaan yang baik merupakan pondasi dari layanan yang bermutu. Perencanaan yang baik harus spesifik tujuannya, bisa diukur, dapat dikerjakan, realitis dan memiliki rentang waktu kerja yang jelas. Kinerja harus bisa diukur baik secara kuantitatif dan kualitatif, terangnya.

Friday, 02 September 2016 04:28

Humas OKI Perketat Sistem Kerjasama Media 2017

KAYUAGUNG I Bagian Humas dan Protokol Pemkab OKI, bakan memperketat system kerjasama iklan terhadap media massa yang mengajukan proposal untuk penawaran kerjasama publikasi, hal ini berkaitan dengan komposisi anggaran yang dikelola bidang kehumasan.
 
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab OKI Hendra Anggara, melalui Kasubbag Informasi dan Pemberitaan Adi Yanto SPd mengatakan “mulai tahun 2017 nanti, pihaknya akan menyeleksi semua media massa yang mengajukan proposal untuk penawaran kerjasama publikasi terkait sejumlah program pembangunan yang dilakukan Pemkab OKI”.
 
Ada sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi media massa yang akan melakukan kerjasama dengan Pemkab OKI, tapi yang penting itu masalah legalitas, seperti berbadan hukum, NPWP perusahaan, laporan SPT Tahunan dan juga jumlah oplah untuk media cetak serta tingkat kunjungan atau rating bagi media online.
 
Menurut Adi “meningkatnya jumlah media massa baik cetak maupun online membuat pihaknya harus betul-betul selektif dalam hal kerjasama iklan. Selain persyaratan legalitas pihaknya juga melihat produktifitas media tersebut terkait komposisi berita Kabupaten OKI”.
 
“Kami harus memperbaiki manajemen kehumasan, agar dapat mengelola anggaran dengan bijak dan tepat guna. Banyak media yang sudah kebagian belanja iklan dari Pemda, tapi grafis beritanya turun. Kedepan media tersebut jadi pertimbangan,” ujar Adi, Rabu (31/8).
 
Katanya, bagian humas juga secara terus-menerus melakukan monitoring terhadap 11 media cetak harian, 46 media mingguan, 11 media online, 8 media bulanan dan 10 media elektronik, terkait pemberitaan kabupaten ini di berbagai media massa tersebut.
 
Berdasarkan hasil monitoring tersebut ada beberapa media cetak, harian, mingguan, bulanan dan juga online yang produktifitas pemberitaan tentang Kabupaten OKI sangat minim. “Kedepan media-media yang dinilai tidak produktif ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk kerjasama iklannya,”jelas Adi.
 
Adi juga mengatakan “dari ekpose hasil pemantauan media (media monitoring) khusus untuk pemberitaan Kabupaten OKI, hingga triwulan ketiga tahun 2016. Sekitar 83 persen berita positif. Sisanya berita negatif dan berita public”.
 
Dijelaskannya “monitoring media sangatlah penting bagi pemerintah setempat, untuk memantau penerapan kebijakan serta opini publik yang sedang berkembang. “Ini bagian dari tugas kami untuk mengawal opini public, agar menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam menerapkan kebijakan dan program pembangunan,” ungkapnya.
 
Adi juga mengakui “kerjasama publikasi yang dilaksanakan dengan sejumlah media massa selama ini berdampak positif terhadap kinerja pemerintah daerah, sehingga masyarakat dapat mengetahui kegiatan serta program kerja apa saja yang dilaksanakan Pemkab OKI”.
Kayuagung--BKD OKI, bekomitmen meningkatkan pelayanan kepegawaian. 
"Seiring dengan penempatan kantor baru, pelayanan yang dijalankan pun memakai sistem baru" Ungkap Hajar, S.Sos Sekretaris BKD OKI. 
Hal ini menurutnya sekaligus untuk menghindari persepsi citra negatif terhadap pelayanan badan pemerintah yang mengurusi kepegawaian ini.
 
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menurutnya akan menerapkan sistem pelayanan satu pintu. Pelayanan satu pintu ini sendiri secara teknis akan dipersiapkan beberapa loket yang berada di ruangan depan BKD.
Listiadi Martin selaku Kepala BKD OKI melalui Sekretaris BKD Hajar, ketika ditemui diruang kerjanya Selasa (23/2/2016) mengatakan, jika selama ini pada BKD sendiri, PNS bisa bertemu langsung dengan pegawainya untuk mengurus keperluan kedinasan, yang memungkinkan terjadinya peluang ‘main mata’ diantaranya keduanya. Untuk itu, lanjut Hajar, pada masa mendatang, diterapkan kebijakan menggunakan sistem pelayanan satu pintu yang bertujuan untuk meminimalisir pandangan negatif adanya praktik kolusi atau pun pungli di BKD.
 
"Jadi nantinya, antara pegawai kita tidak bisa bertemu langsung dengan yang bersangkutan. Pegawai harus melalui loket yang sudah kita siapkan," jelas Hajar.
 
Hajar menambahkan, jika memang antara pegawai BKD diharuskan untuk bertemu langsung, pihaknya mempersiapkan ruang tunggu, dimana sudah dipersiapkan ruangan khusus menerima tamu.
 
"Kami persiapkan ruang tunggu bagi yang ingin ketemu langsung dengan pegawai kita," kata Hajar seraya menambahkan, keberadaan loket ini akan melayani beberapa cakupan layanan seperti ijin belajar, ijin tugas, ijin cuti, informasi pendidikan dan latihan, serta pelayanan kenaikan pangkat berkala.
 
"Kita harapkan dengan adanya loket ini, kami lebih maksimal melayani dan menghapus anggapan adanya pihak BKD yang melakulan pungli," tegas Hajar.
 
Ketika disinggung kabar mengenai adanya oknum BKD yang melakukan pungutan kepada sejumlah guru untuk proses kenaikan pangkat, Hajar hanya tersenyum kecil. Menurutnya, hal ini hanya dugaan orang-orang luar saja.
 
Kata dia, dalam proses kenaikan pangkat guru, ada ketentuan mewajibkan membuat karya tulis dan Penilaian Angka Kredit (PAK) sebagai syarat pengajuan kenaikan pangkat. Kewenangan yang menilai karya tulis dan PAK berada di Dinas Pendidikan. Setelah Diknas menilai dan memberikan rekomendasi, sambung Hajar, pihaknya melanjutkan untuk diajukan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
 
"Saya kira cukup jelas, BKD hanya memproses untuk dilanjutkan ke BKN. Justru kewenangan memberikan nilai meluluskan atau tidaknya pangkat itu di Diknas. Lalu, dimana celahnya pihak kami mau berkolusi?. Silahkan kalian nilai sendiri sajalah," pungkasnya